Menyiapkan Dana Liburan? Kenapa Tidak!

Howdy Readers, wait ni foto milik Expedia.

Beberapa minggu lalu saya sudah bercerita tentang liburan tim Langkah Kami ke Bandung, selama dua hari satu malam. Memang sih, ga jauh-jauh juga jaraknya, karena dalam hitungan 3 jam sudah sampai ke destinasi tujuan.

Nah, tetapi yang namanya liburan tetap aja nguras biaya. Apalagi ada yang namanya penginapan dan transportasi. Wew, it cost to much. Untuk penginapan sendiri menguras dana lebih dari 3 juta rupiah untuk kami ber enam, ditambah transportasi dan tetek bengek lainnya yang tidak bisa dibilang sedikit.

Selain perjalanan ke Bandung, baru minggu kemarin diculik sama temen-temen lagi buat nongkrong. Saya malu mengakuinya, tapi baru pertama dan tau tempat di PI yang bernama Cloud. Cozy sih, bisalah buat romantis-romantisan sama cewek. Abis dari sana baru ngopi dan lainnya.

Oke, poin saya bukan dimana dan dengan siapa. Tapi “how much it cost and how to prepare the budget”.

Dana Liburan Aman, Semua Jadi Menyenangkan!

1. Dana Darurat Senang-Senang

Kosakata apaan tuh?

Tidak perlu pusingkan itu, jadi di blog pribadi saya sudah sering bilang bahwa dana darurat untuk hal-hal yang tidak diinginkan itu perlu. Terus bagaimana jika ada hal-hal yang diinginkan?

Ada juga dong, biar adil.

Oke, biar ga bingung maka akan kita ganti menjadi dana senang-senang. Bagaimana? Bagus kan!

Seperti cara menyisihkan uang pada umumnya, karena bagian dana darurat biasanya 20% per bulan, maka bagusnya sih mengambil bagian dari itu. Tergantung kebutuhan saja, ada yang mengambil setengahnya yaitu 10% atau lebih.

Nah biasanya kalau teman-teman yang “berjiwa” muda sih proporsi nya bakal besar. Malah tidak jarang yang melebihi dana darurat itu sendiri.

Salah? Nggak juga.

Depends on the situation, yang penting ada deh dana yang beneran buat darurat dan untuk ber-happy ria.

2. Asuransi Perjalanan

Perjalanan ke Bandung memang enggak perlu naik pesawat terbang, tapi lain cerita kalau mau travelling ke luar pulau atau bahkan luar negeri. Nah masyarakat kita tu sering banget lupa beli asuransi tambahan ketika naik pesawat.

Alasannya entah males atau memang benar-benar lupa, hanya si penumpang dan sang Pencipta yang tahu. Tapi konsepnya begini sahabat, dengan tambahan biaya puluhan ribu rupiah, manfaat yang diterima itu jauh lebih besar lhoh.

Memang sih tidak ada yang ingin ada masalah ketika perjalanan, tapi siapa coba yang bisa menjamin?

SO, ketika perjalanan jangan lupa berdoa tentu dan silakan dibeli asuransi nya.

3. Tabungan Valas

Seandainya Anda adalah tipe orang yang gatelan, bukan sama orang lain tentunya, tetapi gatal nggak bisa menahan diri untuk belanja ketika duit banyak sehingga susah bikin dana senang-senang. Maka salah satu caranya adalah dengan menghukum diri sendiri.

Siapkan tabungan valas, meskipun bisa dicairkan tapi buat sebagian orang tetap merepotkan. Secara rutin masukkan sejumlah dana ke tabungan valas, yang bisa Anda cairkan hanya jika ada trip atau rencana perjalanan ke luar negeri.

Kawan-kawan, otak bawah sadar kita akan merespon bahwa tabungan tadi memang bukan buat konsumsi di Indonesia, dengan demikian akan membuat Anda lebih berhemat. Otomatis Anda memiliki dollar atau euro, dan tidak perlu bingung menghitung kurs ketika akan melaksanakan perjalanan.

Belajar investasi bisa dimulai dari yang menyenangkan bukan?

4. Jangan Lupa Pengeluaran Setelah Liburan

Asik, hura-hura dan boat party tiap malem. Memang beneran menyenangkan, makan dan minum yang enak-enak. Tapi tunggu dulu, setelah liburan kalian masih mau melanjutkan hidup kan?

Biasanya saya selalu memberi batasan uang yang akan dihabiskan ketika berlibur. Katakanlah 1 Miliar! Haha

Jadi kalau uang sudah hampir mencapai batas yang diijinkan, stop it slowly. Biar ga kaget, dan coba nikmati liburan dengan biaya yang lebih murah.

Apalagi ya? Ah sebenarnya ini urusan sederhana, semoga liburan kalian menyenangkan kawan!

Leave a Reply