Gotong Royong – Tahun Baru Caka 1939

Bulan lalu saya berkesempatan untuk kembali pulang ke kampung halaman Bali dan bertepatan dengan hari raya Nyepi atau Tahun Baru Caka 1939. Sedari kecil saya terbiasa dengan suasana itu , namun ketika sudah mencari nafkah di kota lain ketika kembali menikmati suasana itu lebih terasa berbeda. Yang menjadi catatan penting buat saya dalam perjalanan kembarin adalah keindahan gotong royong dalam menyambut Tahun Baru atau Nyepi.

Sebagai putri Bali menjadi suatu kewajiban saya untuk berbagi tentang pentingnya gotong royong, apalagi dengan merasakan kembali di perayaan menyambut tahun baru caka bulan kemarin.

Bali – Gotong Royong

Menyambut Nyepi dalam Ogoh-ogoh dengan Gotong Royong

Saya tidak punya kesempatan menikmati ogoh-ogoh di kampung halaman tapi saya tetap bersyukur masih bisa menikmatinya di desa lain. Karena itu bukan desa saya tentu menjadi tugas saya mencari tahu dimana letak tempat pawai ogoh-ogoh di selenggarakan.

Jika direnungkan kembali kejadian waktu itu saya sungguh berjuang mencari tahu tempat itu sampai harus jalan kaki sendiri memastikan tempatnya . Hal itu saya lakukan karena bersemangat mengajak teman-teman yang belum pernah melihat merasakan suasana ogoh-ogoh dalam menyambut Tahun Baru Caka atau Nyepi.

Perjuangan saya tidak sia-sia karena sorenya saya dengan teman – teman berangkat menuju tempat yang sudah ditemukan. Ditempuh dengan jalan kaki kami semua menuju tempat itu dengan sukacita walau tempatnya cukup jauh.

Sukacita saya semakin lebih lengkap ketika teman-teman dengan bahagia menikmati pawai ogoh-ogoh. Saya sendiri walau berulang kali melihatnya tetap bersukacita.

Ogoh-ogoh dan Gotong Royong

Namun kali ini saya melihat dari sisi berbeda. Menarik buat dibagi adalah bagaimana para pemuda pemudi setempat begitu antusias melakukan atraksi ogoh-ogoh dengan kreatif. Tidak hanya dengan menyuguhkan megahnya ogoh-ogoh tapi mereka memadukan dengan nyanyian serta tarian yang begitu memikat. Semua itu mereka lakukan dalam gotong royong.

Pawai ogoh- ogoh itu diadakan beberapa desa dan dalam desa itu ada beberapa banjar. Setiap desa menyuguhkan suatu pertunjukan ogoh-ogoh . Semua ide dan kreatiafnya dituangkan oleh pemuda – pemuda di desa itu dengan di dukung oleh para penatua.

Gotong Royong bukan hanya sekedar kerjasama

Langkahku sudah dari Aceh sampai papua walaupun tidak semua pulau sudah dijelajahi tapi paling tidak pulau besar yang ada di Indonesia sudah dikunjungi. Dari langkah saya itu banyak pelajaran yang didapatkan.

Gotong Royong memang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia, walau sudah makin menipis tapi masih banyak saya temui bagaimana gotong royong menjadi bagian penting yang mesti dipertahankan.

Ketika menonton pawai ogoh-ogoh bulan lalu diingatkan kembali bagaimana Gotong Royong bukanlah sekedar kerjasama tapi lebih dari itu. Melakukan sesuatu bersama itu butuh saling pengertian, saling toleransi , saling menurunkan ego masing-masing.

Dalam pertunjukan ogoh-ogoh bulan lalu jika kawan-kawan saya sibuk merekam dan memotret moment , saya sendiri menikmati pertunjukan itu sambil berpikir dengan tersenyum. Sungguh pemuda pemudi di desa tersebut sangat kreatif dan mereka melakukan semua itu dengan gotong -royong dibuktikan dengan pertunjukan yang sangat luar biasa.

Sebagian pemudanya menggotong atau memikul ogoh-ogoh, sebagian pemuda bernyanyi , sebagian pemuda memainkan alat musik dan pemudinya menari dengan indahnya. Bahkan ada yang bertugas mengabadikan pertunjukan itu melalui foto atau video.

Dari hal tersebut saya berpikir seandainya kerjasama yang baik itu bisa ditularkan ke pemuda -pemudi di pelosok negeri . Rasanya kita akan mempunyai generasi yang baik.

Temukan juga tulisan rekan LK dalam review tentang Restaurant yang lagi ngehit di Bali.

Kesimpulan

Gotong royong adalah sarana yang baik untuk mendidik para pemuda Bangsa ini , untuk lebih mengerti arti sebuah kerjasama dan terlebih dari semua itu dididik pentingnya mengutamakan tujuan dalam suatu pekerjaan.

Akan selalu ada yang namanya kendala dalam setiap perkara yang dibuat , namun jika fokus dengan solusi untuk mencapai tujuan , apapun perkaranya akan dilakukan dengan lebih mudah.

Itu semua bisa dilatih dalam Gotong Royong di lingkungan dimanapun berada sebelum terjun di dunia pekerjaan , dunia karya atau dunia bisnis.

Selamat menikmati belajar dalam Gotong Royong sahabat LK.

 

 

Leave a Reply