Hapus Prasangka – Lihat Lebih Dekat

Hapus prasangka – lihat lebih dekat  saya dapat saat menikmati akhir pekan di Bandung bersama team langkah kami, tepat saat menikmati perjalanan kembali dari tebing keraton dengan jalan kaki.

Seperti biasa saya menikmati perjalanan bukan hanya dengan berbincang-bincang dengan kawan perjalanan , ada kalanya saya membiarkan diri menjauh dari rombongan. Dengan melihat hal – hal yang lain.

Saat itu saya melihat sesuatu yang membuat saya berpikir tentang prasangka.

PRASANGKA

” Kenapa ya dia tidak menghubungiku lagi ? ah dia sudah tidak perduli lagi padaku.”

” Jangan kesana karena negaranya tidak aman ” .

“Dia tidak mengundang acara ulang tahunnya, dia sudah tidak menganggapku teman lagi”.

Hal-hal diatas menjadi contoh bagaimana prasangka sering terlihat dipikiran kita. Belum lama ini beberapa teman mengutarakan hal tersebut pada saya, dan banyak prasangka lain yang diungkapkan teman ke saya.

Hapus prasangka – lihat lebih dekat menjadi pemikiran saya disini ketika masalah terjadi diantara teman-teman saya dalam berhubungan. Baik itu dengan suami atau istri, kawan, sahabat , rekan bisnis.

MASALAH

Dengan adanya prasangka masalah sering terjadi, saya contohkan dengan prasangka diatas. Ketika teman tidak mengundang atau tidak menghubungi lagi , hati merasa sedih dan kecewa tidak jarang akan timbul ketidaksukaan sehingga membuat retak bertemanan.

Begitu juga dengan ketika prasangka dengan tempat atau negara yang ingin dikunjungi. Informasi-informasi yang didapat sering membuat kita ragu untuk mewujudkan keinginan mengunjungi tempat itu.

Hapus Prasangka – lihat lebih , mungkin tidak mudah diterima tapi percayalah apa yang akan saya bagikan ini adalah kisah atau cerita yang sudah sering saya alami.

LIHAT LEBIH DEKAT

Seperti yang saya utarakan di awal tulisan, ketika saya membiarkan diri menjauh dari rombongan saya mendapatkan satu pelajaran tentang bagaimana hapus prasangka – lihat lebih dekat.

hapus prasangka – lihat lebih dekat

Saya berjalan dan tanpa sengaja  melihat satu hal yang menarik , ada yang tersembunyi diantara rimbunan pohon-pohon. Warna kuning yang cukup menggoda untuk mencari tahu lebih dekat.

Ada prasangka yang kurang baik saat itu , sempat mengurungkan niat untuk mencari tahu lebih dekat. Namun nurani membujuk untuk melihat lebih dekat. Saya pandangi serta mendekatkan wajah ke rimbunan kuning itu yang ternyata itu bunga yang begitu indah.

Dulu saya termasuk orang yang kurang  menyukai bunga, tapi seiring waktu saya semakin menyadari kalau bunga itu memberi sentuhan keindahan di setiap tempatnya. Kali ini saya menemukan keindahan itu ditepi jalan dimana saya  berjalan kembali dari tebing keraton.

Saya tidak mengetahui nama bunga itu yang pasti bunga itu terlihat indah . Bunga itu kecil-kecil dan berwarna kuning, terselip diantara rimbunan ranting dengan daun-daun. Saya mengambilnya dan menciumnya , berterima kasih karena moment itu mengajarkan saya hapus prasangka – lihat lebih dekat.

Selanjutnya saya mengejar kawan-kawan yang lain yang telah berjalan lebih dulu  dan kami bersama-sama kembali ke Hotel Sheraton Bandung

KESIMPULAN

Minggu ini saya kumpul bersama kawan-kawan dan seperti biasa ada banyak cerita menjadi topik salah satunya,  kemana akan kami melangkah dalam tahun-tahun mendatang.

Yang unik adalah dua kawan saya punya pandangan yang berbeda dengan satu negara yaitu Kamboja. Satunya mengatakan kalau negara itu kurang aman karena pernah dicopet dompetnya dan satu kawan lainnya mengutarakan kebalikannya, dia mengatakan kalau tempat itu aman dimana dia pernah ketinggalan dompet disalah satu tempat makan dan ketika kembali dompet itu masih ada .

Saya mendengar hal itu berpikir bahwa semua punya arti sendiri dan itu membuat saya ingin mencari tahu dengan datang melihat lebih dekat , tidak mau menerima informasi begitu saja dan ingin merasakan sendiri apa yang akan di alami.

Datang dan komunikasikan cari tahu lebih dekat.

Hal diatas adalah cara saya menghapus prasangka , dengan datang mencari tahu lebih dekat. Setiap orang punya alasan ketika bertindak dan saya adalah orang yang selalu mencari tahu alasan itu , sehingga saya mengerti dan akhirnya  menghapus prasangka.

Seperti halnya ketika tidak dihubungi atau bagaimana informasi yang ada memberi keraguan . Saya tidak mau menginginkan prasangka itu membuat mimpi saya tidak terwujud atau hubungan saya dengan apapun menjadi masalah.

Perjalanan memang memberi banyak kisah yang memberi pelajaran dan perjalanan kembali dari Tebig keraton memberi saya pelajaran bagaimana menghapus prasangka dengan mencari tahu lebih dekat melalu komunikasi atau datang serta merasakan sendiri apa yang diberikan setiap perkaranya.

Bagaimana denganmu pembaca ?

 

Leave a Reply