Perjalanan dan hubungannya dengan kesehatan

Kalau dilihat sekilas rasanya perjalanan dan kesehatan tidak mempunyai hubungan sama sekali. Tapi entah bagaimana bagi saya pribadi kedua unsur tersebut justru berhubungan.

Saya sering mendapat banyak pertanyaan dari orang-orang disekitar saya mengenai aktivitas perjalanan saya. Bukan berarti merendahkan atau menganggap sebelah mata dengan pertanyaan mereka. Hanya saja bagi sebagian orang kegiatan berjalan-jalan menjadi sesuatu yang amat sangat membingungkan.

Membingungkan, karena bagi sebagian orang melakukan kegiatan perjalanan sama saja membuang-buang uang. Terlepas dari pandangan orang lain mengenai perjalanan, bagaimana kalau kita melihat manfaat perjalanan dan hubungannya dengan kesehatan.

Pada tahun-tahun pertama saya memasuki dunia pekerjaan, yang dibenak saya adalah bagaimana menyisihkan uang sebanyak-banyaknya dari hasil tabungan selama bekerja. Pada saat itu saya hidup sangat berhemat dan memikirkan setiap detail uang yang saya keluarkan dialokasikan buat apa saja. Sampai suatu hari saya mendapatkan penyakit yang kalau dilihat sekilas tidak ada arti, tetapi cukup merepotkan buat saya pribadi.

Ternyata setelah cek ke rumah sakit, dokter tidak menemukan penyakit yang serius pada tubuh saya. Beliau menyarankan saya untuk berlibur dan melakukan apa yang saya senangi. Saya yang mendengar pernyataan dokter tersebut cukup kaget dan merasa aneh, emang ada hubungannya yach antara liburan, perjalanan dan kesehatan.

Manfaat Perjalanan dan hubungannya dengan kesehatan

Setelah membaca beberapa artikel ternyata ada penelitian yang menjelaskan manfaat liburan, perjalanan dengan kesehatan. Antara lain:

1. Membuat badan menjadi bugar.

Jika dikehidupan sehari-hari, aktivitas saya mulai dari pagi berangkat ke kantor, kemudian ketika sore balik lagi ke rumah. Di rumah saya mandi, nonton dan tidur. Bangun pagi nya begitu lagi, berangkat ke kantor, bekerja dan kembali ke rumah. Tubuh saya lama kelamaan letih dan mengalami perasaan yang amat jenuh.

Dengan berlibur, melakukan kegiatan perjalanan apakah itu disekitaran kota tempat kita tinggal ataupun ke luar kota. Badan kita menjadi aktif dan bugar. Bagaimana tidak bugar. Mulai dari merencanakan, eksekusi sampai liburan berakhir, tubuh kita aktif bergerak.

Membuat planning, menghubungi pihak tempat kita nantinya menginap, tempat tujuan yang akan kita kunjungi dan lain-lain saja rasanya sudah menguras tenaga dan pikiran. Apalagi ketika merencanakan perjalanan dan membuat perjalanan menyenangkan pasti rasanya seru bangat. Jadi bisa dipastikan sekembalinya kita dari berlibur, pikiran dan tenaga kita kembali segar dan bugar.

 

 

2. Memperbaiki suasana hati, meningkatkan empati serta mengurangi stres

Point kedua ini sangat saya rasakan pada saat saya turun kebawah laut. Mungkin dibeberapa kondisi tertentu ketika saya dalam perjalanan tiba-tiba rasa empati, suasana hati saya berubah menjadi lebih baik. Tapi hal tersebut jarang dan bisa dihitung dengan jari. Lain hal nya jika saya turun kebawah laut, dimana hampir disetiap kesempatan suasana hati saya meledak-ledak dan jantung saya berasa dipompa lebih kencang.

Kenapa demikian? Karena ketika berada dibawah laut saya berasa tubuh saya sangatlah kecil. Saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan luasnya laut yang sedang saya selami.  Rasanya saya tidak dapat mengambil kendali atas diri saya sendiri ketika saya bernafas hanya bermodalkan tabung oksigen.

Belum lagi melihat keindahan pemandangan bawah laut yang cantik. Terumbu karang, beraneka ragam ikan dan warna warni yang dihasilkan ketika cahaya matahari menembus permukaan air. Pada saat saya turun dan masuk ke area yang bukan area saya, perasaan pasrah sekaligus tenang melingkupi saya. Sehingga hal tersebut langsung mempengaruhi suasana hati, empati dan secara otomatis stres pun perlahan-lahan mereda.

 

perjalanan dan kesehatan 3

 

3. Meningkatkan kesehatan otak

Dengan melakukan perjalanan, kesehatan otak kita pun terjaga. Dimana letak hubungannya? Pada saat melakukan perjalanan, otak kita bekerja dengan optimal. Berada dilingkungan yang asing membuat otak aktif. Bertemu orang baru dan situasi yang tidak biasa memberi pengalaman-pengalaman yang menantang dan pikiran menjadi lebih tajam. Dengan melakukan perjalanan wawasan kitapun bertambah.

Banyak informasi yang diserap dan dipilah-pilah oleh otak dan itu semua terekam dalam alam bawah sadar kita. Pengalaman-pengalaman baru melalui pemandangan yang indah, budaya yang unik dan berbeda menjadikan pikiran kita lebih global dan merangsang otak menjadi lebih kreatif.

 

perjalanan dan kesehatan 4

Jika dirinci lebih detail sebenarnya banyak sekali manfaat perjalanan dan kesehatan. Hanya saya rasa 3 point diatas sudah cukup mewakilkan alasan kenapa saya harus rutin melakukan perjalanan. Bagaimana dengan pengalaman teman-teman?

Leave a Reply