Travel & Money

Hulos pemirsa LK!

Sudah cukup lama ternyata gabung dengan pasukan Langkah Kami, tapi baru dikit tulisan yang berhubungan dengan travelling. Terakhir sih ngomongin persiapan dana liburan, ya kan?

Kali ini tulisannya juga ada hubungannya dengan travelling dan duit, tapi lebih fokus kepada ide. Sebenarnya mungkin ga sih menghasilkan uang dari travelling?

Dalam perjalanan kehidupan yang telah saya lalui, memang ada beberapa langkah yang pernah saya lakukan di dunia travelling dan ternyata menghasilkan uang meskipun pada akhirnya tidak dilanjutkan. Tapi menilik bisnis pariwisata yang kian menggeliat, ternyata banyak juga kawan-kawan traveller yang mencari nafkah dari hobi satu ini.

So, let’s check it out.

4 Trik yang bisa dilakukan Traveller untuk menghasilkan uang

1. Pedagang Produk Original Negara Asing

Anak otomotif pasti tau dong spare part yang paling laku di pasaran buatan negara mana?

Thailand!

Trus yang hobi baca pasti paham kalau mau beli buku paling update dimana?

Singapore

Memang keduanya bisa ditebus via online store, tetapi nitip lewat orang atau beli dari orang ketemu muka masih menjadi pilihan utama buat sebagian besar orang.

Ada seorang kawan, dia pemilik bengkel motor di Jakarta. Tiap bulan dia travelling ke Thailand buat beli berbagai macam spare part motor. Kalo lagi ga sempet dia minta orang lain untuk kesana. Keuntungannya oke banget lhoh!

So, ketika Anda jalan keluar negeri, kenapa ga sekalian beli produk yang bisa dijual di Indonesia?

2. Memasak makanan khas Indonesia

Rencananya berapa lama ada di negeri tetangga? Seriously, makanan terenak adalah yang berasal dari ibu pertiwi. Lidah kita sudah terbiasa dengan itu, kawan!

Seandainya Anda memang berniat tinggal cukup lama di negeri tersebut, dan disana banyak orang Indonesia, maka peluang bagus tuh. Selain pasarnya ada, orang Indonesia juga gampang kangen. Terlebih kangen dengan masakan khas yang hanya ada di Indonesia.

Di Inggris ada seorang mahasiswi Oxford yang jualan pempek, and you know what? She made a lot of money. Padahal jualannya sederhana banget, enggak pake gerobak kaya yang di pasar kita pula. Cuma ditenteng-tenteng..

Loh, Baginda Kartes tau darimana?

Well, she is my special. Jadi tau dong!

3. Tour guide di negeri sendiri

Kalau uda travelling ke banyak daerah, pasti punya temen yang beragam. Kata pepatah, “semakin banyak teman maka semakin banyak pula rejekinya”.

Kadang bener loh, saran saya buatlah kartu nama dan selalu bawa ketika bepergian. Ceritakan kepada orang yang ditemui tentang asal usul daerah Anda, bagaimana plus minusnya, dan tawarkan diri Anda untuk menjadi guide jika dia mau berkunjung.

Selain itu, saat ini sudah banyak situs pariwisata yang membuka jasa guide freelance. Kenapa tidak mencoba untuk mendaftarkan diri?

Seorang teman di China menjual dirinya (bukan dalam konteks mesum ya) untuk menjadi guide bagi turis yang berkunjung. Caranya sederhana, seperti tadi, dia mendaftarkan diri ke dalam salah satu forum pariwisata. Untuk sehari guide, dia dapat uang sekitar 1 juta rupiah lhoh!

Untuk pemula gausah bikin rate semahal itu dulu, yang penting Anda memiliki portofolio yang bagus terlebih dahulu.

4. Bikin event!

Sekarang bikin event buat jalan-jalan tidak hanya didominasi oleh tour besar, semua orang yang doyan travelling hampir pasti bisa membuatnya.

Masalahnya tidak semua orang profesional terhadap diri sendiri, boro-boro ke klien. Oleh karena itu, jangan sampai Anda menjadi EO yang biasa-biasa saja.

Saya mau berbagi kisah, sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu, saya membuat trip ke Gunung Sumbing. Yang ikut ada sekitar 40 orang dari Jakarta dan Semarang, padahal EO cuma 2 (saya dan seorang teman yang gadis).

Ketika turun gunung, ternyata ada 4 orang yang tertinggal dan sakit, padahal harus masuk kantor keesokan harinya. Akhirnya saya memutuskan meng cancel kepulangan, dan menyiapkan tim SAR dari warga setempat untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah semua selamat.

Kawan, bikin event sekalian ngetrip emang asik dan dapet duit. Tapi kalian harus inget bahwa klien adalah yang utama dalam bisnis. Jika tidak siap, well batalkan dahulu niat kalian!

Nampaknya keempat tips tadi sudah cukup ya, kalau saya sih travelling tetap main saham. Semoga ulasan tadi menambah khasanah berpikir rekan semua. Daaah!

2 Comments

  1. Timo Mei 1, 2017
    • Andhika Diskartes Mei 1, 2017

Leave a Reply